Laman

Selasa, 14 Juli 2015

Hukum menyambung rambut

Hadits diatas dari Shahih Muslim #3964
Ada seorang ibu bertanya kepada Rasulullah saw, bahwa anaknya akan dipercantik oleh suaminya dengan menyambung rambutnya, maka Rasulullah bersabda, "Terkutuklah orang-orang yang menyambung rambut"

Hadits diatas dari Shahih Bukhari #5485
Rasulullah bersabda, "sesungguhnya Allah melaknat orang penyambung rambut dan yang disambung rambutnya"

Hadits diatas riwayat abu daud
Rasulullah saw melaknat wanita penyambung rambut dan wanita yang disambung rambutnya, juga wanita pentato dan yang ditato" (pada wanita sering terjadi tato alis)

Siapa khawarij yang dimaksud Rasulullah, apakah wahabi?

Tuduhan khawarij saat ini sering marak ditujukan kepada Muhammad bin abdil wahhab dan para pendukungnya atau lebih sering dikenal orang awam dengan sebutan 'Wahabi'
Misalnya dengan ciri kepala gundul dan orang-orang yang membaca alquran tidak sampai kerongkongannya.

Sekarang mari kita beberapa dalil berikut ini
Hadits diatas dari musnad Ahmad (riwayat Imam ahmad bin hambal)
Rasulullah saw bersabda, "kesesatan suatu kaum itu terletak di timur, kepalanya gundul" Lalu beliau ditanya tentang Madinah, rasul bersabda, "haram aman, haram aman"

konteks hadits diatas rasul menyatakan kota haramain (mekkah dan madinah) aman, kita ketahui perjuangan Muhammad bin abdul wahab terfokus kepada kedua kota tsb. Dan para ulama mujaddid yg kerap disebut 'wahabi' terpusat di kedua kota tsb.

Berikut ini ada hadits lainnya

Shahih Muslim 5172: Telah menceritakan kepada kami Abdullah bin Umar bin Aban, Washil bin Abdula'la dan Ahmad bin Umar Al Waki'i, teks milik Ibnu Aban, mereka berkata: Telah menceritakan kepada kami Ibnu Fudhail dari ayahnya berkata: Aku mendengar Salim bin Abdullah bin Umar berkata: Wahai penduduk Irak, aku tidak bertanya tentang masalah kecil dan aku tidak mendorong kalian untuk masalah besar, aku pernah mendengar ayahku, Abdullah bin Umar berkata: Aku mendengar Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa Salam bersabda: "Sesungguhnya fitnah itu muncul disini -ia menunjukkan tangannya ke arah timur- dari arah terbitnya dua tanduk setan. Kalian saling menebas leher satu sama lain. Musa hanya membunuh orang yang ia bunuh berasal dari keluarga Fir'aun itu karena tidak sengaja lalu Allah 'azza wajalla berfirman padanya: 'Dan kamu pernah membunuh seorang manusia, lalu kami selamatkan kamu dari kesusahan dan Kami telah mencobamu dengan beberapa cobaan." (Thaahaa: 40) Ahmad bin Umar berkata dalam riwayatnya: Dari Salim, ia tidak menyebut: Aku telah mendengar. 


hadits diatas adalah Shahih bukhari #6422 Rasulullah bersabda, "dari sanalah muncul kelompok kaum khawarij, nabi mengarahkan tanganya menuju Iraq, yg membaca alquran tidak melebihi kerongkongan mereka, mereka keluar dari islam sebagaimana anak panah keluar dari busurnya".


Hadits diatas terbukti sepeninggal rasulullah terjadi perang saudara yg menewaskan cucu-cucu nabi yg dibunuh penduduk iraq yg disebut peristiwa karbala. hadits tentang pembunuhan cucu nabi di iraq tertera di hadits dibawah ini

hadits diatas shahih Bukhari #5535 ketika ibnu Umar ditanya seseorang tentang darah nyamuk maka ibnu Umar menjawab, "Lihatlah orang ini, dia bertanya tentang darah nyamuk, sedangkan mereka (penduduk iraq) telah membunuh cucu nabi. Dan saya mendengar nabi saw bersabda, "keduanya (hasan dan husein) adalah kebangganku di dunia".

Dan saat ini sabda nabi sepertinya terwujud dengan berdirinya iraq kini dibawah kaum syi'ah
karena datarang tinggi (Najed/Najd/Najdi) yang disebut Rasulullah memang berada disebelah timur kalau ditarik arah dimana Nabi bersabda (Madinah)

hadits diatas dari Imam muslim #5237 dari Anas bin malik Rasulullah saw bersabda, Dajjal akan diikuti Yahudi Ashbahan (ashfahan - lihat peta diatas) sebanyak 70.000 mereka menggunakan jubah hijau"


 Hadits diatas dari musnad Ahmad (riwayat Imam ahmad bin hambal)
Rasulullah bersabda bahwa Dajjal keluar dari bumi bagian timur yang disebut Khurasan (lihat peta diatas yang terdapat di wilayah Iran - pusat syi'ah sekarang)

Fenomena zaman sekarang segala ajaran atau ulama yang berasal dari Madinah selalu dicap sebagai wahabi, sedangkan kalau kita lihat hadits dibawah ini Imam mahdi akhir zaman akan muncul dari madinah

سنن أبي داوود ٣٧٣٧: حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى حَدَّثَنَا مُعَاذُ بْنُ هِشَامٍ حَدَّثَنِي أَبِي عَنْ قَتَادَةَ عَنْ صَالِحٍ أَبِي الْخَلِيلِ عَنْ صَاحِبٍ لَهُ عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ زَوْجِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ
عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ يَكُونُ اخْتِلَافٌ عِنْدَ مَوْتِ خَلِيفَةٍ فَيَخْرُجُ رَجُلٌ مِنْ أَهْلِ الْمَدِينَةِ هَارِبًا إِلَى مَكَّةَ فَيَأْتِيهِ نَاسٌ مِنْ أَهْلِ مَكَّةَ فَيُخْرِجُونَهُ وَهُوَ كَارِهٌ فَيُبَايِعُونَهُ بَيْنَ الرُّكْنِ وَالْمَقَامِ وَيُبْعَثُ إِلَيْهِ بَعْثٌ مِنْ أَهْلِ الشَّامِ فَيُخْسَفُ بِهِمْ بِالْبَيْدَاءِ بَيْنَ مَكَّةَ وَالْمَدِينَةِ فَإِذَا رَأَى النَّاسُ ذَلِكَ أَتَاهُ أَبْدَالُ الشَّامِ وَعَصَائِبُ أَهْلِ الْعِرَاقِ فَيُبَايِعُونَهُ بَيْنَ الرُّكْنِ وَالْمَقَامِ ثُمَّ يَنْشَأُ رَجُلٌ مِنْ قُرَيْشٍ أَخْوَالُهُ كَلْبٌ فَيَبْعَثُ إِلَيْهِمْ بَعْثًا فَيَظْهَرُونَ عَلَيْهِمْ وَذَلِكَ بَعْثُ كَلْبٍ وَالْخَيْبَةُ لِمَنْ لَمْ يَشْهَدْ غَنِيمَةَ كَلْبٍ فَيَقْسِمُ الْمَالَ وَيَعْمَلُ فِي النَّاسِ بِسُنَّةِ نَبِيِّهِمْ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَيُلْقِي الْإِسْلَامُ بِجِرَانِهِ فِي الْأَرْضِ فَيَلْبَثُ سَبْعَ سِنِينَ ثُمَّ يُتَوَفَّى وَيُصَلِّي عَلَيْهِ الْمُسْلِمُونَ
قَالَ أَبُو دَاوُد قَالَ بَعْضُهُمْ عَنْ هِشَامٍ تِسْعَ سِنِينَ و قَالَ بَعْضُهُمْ سَبْعَ سِنِينَ حَدَّثَنَا هَارُونُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ حَدَّثَنَا عَبْدُ الصَّمَدِ عَنْ هَمَّامٍ عَنْ قَتَادَةَ بِهَذَا الْحَدِيثِ وَقَالَ تِسْعَ سِنِينَ قَالَ أَبُو دَاوُد و قَالَ غَيْرُ مُعَاذٍ عَنْ هِشَامٍ تِسْعَ سِنِينَ حَدَّثَنَا ابْنُ الْمُثَنَّى حَدَّثَنَا عَمْرُو بْنُ عَاصِمٍ حَدَّثَنَا أَبُو الْعَوَّامِ حَدَّثَنَا قَتَادَةُ عَنْ أَبِي الْخَلِيلِ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الْحَارِثِ عَنْ أُمِّ سَلَمَةَ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِهَذَا الْحَدِيثِ وَحَدِيثُ مُعَاذٍ أَتَمُّ

HR Abu Daud 3737: Nabi shallallahu 'alaihi wasallam bersabda: "Akan terjadi perselisihan saat matinya khalifah, lalu seorang laki-laki (Al Mahdi) akan keluar dari Madinah pergi menuju Makkah. Lantas beberapa orang dari penduduk Makkah mendatanginya, mereka memaksanya keluar (dari dalam rumah) meskipun ia tidak menginginkannya. Orang-orang itu kemudian membaiatnya pada suatu tempat antara Rukun (Hajar Asawad) dan Maqam (Ibrahim). Lalu dikirimlah sepasukan dari penduduk Syam untuk memeranginya, tetapi pasukan itu justru ditenggelamkan oleh (Allah) di Al Baida, tempat antara Makkah dan Madinah. Maka ketika manusia melihat hal itu, orang-orang shalih dari Syam dan orang-orang terbaik dari penduduk Irak membaiatnya antara rukun dan Maqam. Lalu tumbuhlah seorang laki-laki dari bangsa Quraisy, paman-pamannya dari suku Kalb, ia lalu mengirimkan sepasukan untuk memerangi mereka (orang-orang yang berbaiat kepada Al mahdi) namun mereka dapat mengalahkan mereka (pasukan yang dikirim oleh lelaki Quraisy dari suku Kalb). Alangkah ruginya orang yang tidak ikut serta dalam pembagian ghanimah perang melawan suku Kalb. ia (Al Mahdi) lalu membagi ghanimah, dan membina manusia dengan sunnah Nabi mereka shallallahu 'alaihi wasallam dan menyampaikan Islam ke semua penduduk bumi. Ia berkuasa selama tujuh tahun, kemudian wafat dan dishalati oleh kaum muslimin." Abu Dawud berkata, "Sebagian mereka menyebutkan dari Hisyam, " selama sembilan tahun." Dan sebagian yang lain menyebutkan, "Selama tujuh tahun." Telah menceritakan kepada kami Harun bin Abdullah berkata, telah menceritakan kepada kami Abdu Ash Shamad dari Hammam dari Qatadah dengan hadits yang sama. Beliau mengatakan, "sembilan tahun." Abu Dawud berkata, "Selain Mu'adz menyebutkan dari Hisyam, "selama sembilan tahun." Telah menceritakan kepada kami Ibnul Mutsanna berkata, telah menceritakan kepada kami Amru bin Ashim berkata, telah menceritakan kepada kami Abu Al Awwam berkata, telah menceritakan kepada kami Qatadah dari Abu Al Khalil dari Abdullah bin Al Harits dari Ummu Salamah dari Nabi shallallahu 'alaihi wasallam seperti hadits ini, namun hadits Mu'adz lebih lengkap."





Wallahu a'lam bisshowaab