Laman

Senin, 09 September 2019

Aku sembuh dari myasthenia gravis

Berawal pada awal April 2019, mata saya mengalami pandangan ganda (double vision) ketika melirik ke samping dan kebawah. Tapi pandangan lurus normal. Tapi lama kelamaan pandangan lurus pun jadi ganda. Melihat semua objek menjadi dua.
berikut ini ikhtiar saya ketika mengalami gejala penyakit myasthenia gravis yang awalnya saya tidak sadari saya mengalami hal tsb

4 April 2019 saya ke dokter saraf. dikatakan saya mengalami vertigo. Lalu saya diberi obat vertigo. Tapi kondisi bukan makin mebaik. Mata semakin parah
Saya merasa galau habis, ketika tanya mbah google, gejala ini bisa indikasi penyakit myasthenia gravis atau tumor otak. Dan yang paling saya benci adalah kalimat "can not be cured" (tidak bisa disembuhkan)

pada tgl diatas saya juga terapi bekam/hijamah. Dan tidak membuahkan hasil

8 April 2019 saya coba ke spesialis mata. Dan dikasih obat mata yang harus di konsumsi 2 minggu. Baru konsumsi beberapa hari saya stop, karena tidak ada perkembangan dan semakin parah

11 April 2019 ke dokter saraf lagi (dokter yang beda). Dan ini rumah sakit yg tergolong RS mahal di kota saya. Dan benar, dokter mengatakan saya mengidap myasthenia gravis. Lalu saya diberi obat.

Dalam benak saya, obat tsb bisa menyembuhkan (cukup mahal, saya tebus 800rb). Ternyata tidak, obat yang disebut Mestinon cuma untuk menghilangkan gejala sementara, jikalau kambuh harus minum lagi, dan terus begitu dikonsumsi seumur hidup..... WAH menurut ini justru bisa mengundang penyakit lain. Saya harus minum obat mahal tsb seumur hidup dan ketergantungan.

Parahnya, setelah minum obat tsb, mata saya yang awalnya cuma "ganda", diperparah dengan kelopak mata saya turun. walhasil pandangan saya sangat terganggu. Seolah2 saya merasa setengah buta.

13 April 2019 saya coba terapi akupunktur di RS tsb. Cukup mahal, sekali terapi 400ribu, itupun sepertinya sang akupunkturis seperti kurang ahli. Cuma beberapa titik di kepala, tangan dan kaki. tidak ada perubahan sama sekali. Sayapun seperti putus asa

15 April 2019 rencana untuk MRI (scan otak) di RS yang sama, tapi petugasnya sedang tidak ada jadi saya coba akupunktur lagi di tempat yang berbeda. lebih murah, cuma 200ribu sekali terapi dengan titik yang lebih banyak

Selesai akupukntur saya sangat senang, karena tiba2 mata saya yg awalnya agak tertutup, tiba2 bisa terbuka lebih lebar, tapi ternyata.....   itu sifatnya sementara. Karena sebelum terapi saya disuruh istri untuk minum mestinon. Jadi mata saya bisa terbuka bukan karena akupunktur, tapi karena efek obat mestinon. Saya merasa down lagi

16 April 2019 saya MRI di RS dan hasilnya otak saya "bersih" tidak ada tanda2 kelainan. Cukup mahal, 3,6 juta, tapi setidaknya lebih tenang, bahwa saya tidak mengidap kanker atau tumor otak.

18 April 2019 akupunkur lagi

20 April 2019 akupunktur lagi

22 April saya coba ke sinshe, diberi obat untuk di konsumsi sebulan... sayangnya obat untuk myasthenia gravis tidak ada, jadi saya diberi obat stroke. Karena mungkin dianggap gejalanya sama

Oh iya, saya sudah stop konsumsi Mestinon sejak 15 April. Saya anggap, konsumsi itu dalam jangka penjang adalah pembodohan, efeknya penyakit tidak akan sembuh dan ketergantungan dengan obat mahal tsb. Yang sangat diuntungkan adalah perusahaan produsen obat. Karena saya percaya, semua penyakit yang Allah turunkan, pasti ada obatnya

23 April 2019, bekam lagi

27 April, akupunkur lagi

saya coba minum minyak habbatussauda. Mulai 31 Mei 2019

14 mei akupunktur
setelah beberapa kali akupunktur (total 9 x), saya merasa tidak ada kemajuan berarti maka saya stop

selama itu, saya perbanyak istigfar, mohon ampunan kepada Allah, karena segala musibah adalah disebabkan dosa. Juga perbanyak sholawat, sholawat  yang paling bagus adalah sholawat ibrahimiyah (sholawat yang kita baca ketika sholat)
Ikhtiar lainnya dengan sedekah, karena sabda Rasulullah, sedekah bisa menyembuhkan penyakit. Ini adalah efek spiritual.
dan tentunya banyak berdoa di sepertiga malam terakhir, saya panjatkan doa ketika sujud memohon kesembuhan.... dibarengi minum minyak habbatussauda pagi dan malam. Alhamdulillah.... kondisi mata saya berangsur2 normal
dan tgl 18 Juli saya sudah bisa menyetir mobil keluar kota.